Biasanya, BPKB motor berfungsi sebagai agunan saat seseorang meminjam dana via bank. Begitu pula saat digunakan untuk jaminan saat kredit barang lain. Tapi hal itu tidak berlaku ketika Anda hendak menggadaikan kendaraan beroda dua. Bahkan hanya bermodalkan STNK saja urusan di pegadaian bisa berjalan lancar. Berikut cara-caranya.

Pahami Dulu Kebutuhan Mendesak Anda

Menggadai kendaraan itu sama dengan menghipotek rumah. Artinya, sewaktu-waktu bisa diambil sesuai dengan kesepakatan bersama jika tidak bisa menebusnya. Jadi, gunakan kesempatan untuk menggadaikan kendaraan Anda jika ada kebutuhan mendesak. Misalnya istri akan melahirkan, untuk modal hidup pasca PHK, dan sebagainya.

Apa Kelebihan Menggadai Kendaraan dengan STNK?

Pertama, tentu jalannya proses penggadaian jadi lebih sederhana. Proses secara keseluruhan hanya memakan waktu sekitar 1 jam-an saja. Setelah itu, Anda bisa mengambil dana cairnya. Dengan menyerahkan STNK, pihak pegadaian akan memproses pengajuan Anda dengan teknologi terbarukan. Inilah yang membuat banyak orang lebih nyaman.

Kedua, Anda bisa mendapatkan taksiran nilai kendaraan secara maksimal. Artinya, nilai gadai disesuaikan dengan kondisi kendaraan Anda. Hal ini hanya bisa terjadi di pegadaian resmi yang sudah dinaungi oleh OJK. Saat ini, kantor pegadaian sudah ada di kota besar. Jadi jangan khawatir soal jarak tempuh ke pegadaian, ya.

Ketiga, dengan menggunakan STNK, berarti Anda sudah menetapi syarat-syarat yang diperkenankan oleh pihak pegadaian. Impaknya, Anda akan mendapatkan pelayanan yang ramah. Bahkan pihak pegadaian juga menyediakan layanan konsultasi untuk Anda yang baru datang pertama kali. Lebih enak lagi, apa pun jenis kendaraan Anda, bisa digadaikan via STNK.

Langkah-Langkah yang Harus Ditempuh

  1. Datang Langsung ke Kantor Pegadaian

Untuk menggadai motor Anda, tidak perlu jauh-jauh ke Jakarta. Semua prosesnya bisa Anda lalui via kantor terdekat. Dengan kata lain, cukup datangi kantor cabangnya saja. Bila belum tahu betul, bisa Anda hubungi kantor pusatnya dulu via telepon 1500569 untuk memastikan saja.

Pastikan kantor cabang tersebut betul-betul berhubungan dengan kantor pusat, ya. Jadi, jangan menerima tawaran orang yang hanya mengaku-ngaku dari kantor pegadaian pusat. Jangan lupa, saat datang ke kantor, harap bawa kendaraan Anda juga. Biar pengajuan Anda bisa langsung diproses saat itu juga.

  1. Budayakan Mengantre

Praktik siapa cepat dia dapat saat mengantre sudah mengalami revolusi. Kalau dulu, siapa yang egois, maka dilayani dulu. Sekarang berbeda. Hampir setiap kantor resmi yang bergerak di bidang pinjaman dana sudah menggunakan nomor antrean. Selain biar tampak modern dan bersahabat, efeknya juga agar setiap nasabah mendapatkan pelayanan terbaik.

  1. Lengkapi Dokumen yang Dibutuhkan

Tidak hanya bawa motor, tapi juga dokumen yang diperlukan seperti KTP, KK, dan tentu saja STNK. Adanya dokumen tersebut bertujuan untuk memudahkan proses validasi identitas Anda selaku pihak nasabah. Sebelum datang, bisa Anda hubungi call center untuk mengetahui detail dokumen yang dibutuhkan.

  1. Isi Formulir dan Tunggu Verifikasi Selesai

Ketika Anda dipanggil, maka langsung isi saja formulir yang tersedia. Tulis data-data sesuai dengan yang tertera di KK maupun KTP. Setelah selesai, pihak pegadaian akan memverifikasi pengajuan Anda. Tunggu saja proses verifikasi selesai. Meski agak lama, tapi dana bisa cair di hari yang sama. Bukankah itu yang Anda inginkan?

Cukup mudah, kan? Jadi, menggadaikan motor itu tidak harus pakai BPKB. Nantinya, BPKB tersebut bisa Anda gunakan untuk kepentingan lain. Hanya saja, gunakan untuk hal-hal yang bersifat mendesak dan penting, ya. Bagaimana pun juga, kendaraan tersebut kan didapat dengan kerja keras. Sayang jika melayang begitu saja di pegadaian.