Berganti tahún lumrahnya dihiasai dengan pergantian tren khususnya trend fashion. Busana muslim di Indonesia juga memiliki kecepatan trend yang cukup kilat. Terdapat tren yang datang dan kembali, seperti jilbab segi empat yang sempat turun pamor di awal tahun 2010 dan kembali hits beberapa waktu terakhir.

Desainer busana muslim di Indonesia memang sangat kreatif serta memiliki cita rasa beragam dalam menyajikan variasi desain. Dari sejumlah desainer populer Tanah Air seperti Dian Pelangi hingga Irna Mutiara, terdapat beberapa gaya jilbab yang diprediksi akan jadi tren tahun 2019. Berikut ulasannya.

  1. Jilbab Segi Empat Polos

Jilbab segi empat mulai meraih kembali posisi yang sempat tergeser oleh Jilbab pashmina. Kepraktisan memakai Jilbab segi empat menjadi daya tarik utama untuk dipakai kembali. Hal ini diamini oleh Natasha Rizky, salah satu selebriti berJilbab yang populer.

Ia pernah memprediksi di awal tahun 2018 bahwa jilbab segi empat polos akan kembali populer di akhir tahun 2018. Benar saja, kini semakin banyak brand yang menjual jilbab segi empat polos dengan berbagai macam bahan yang nyaman, mulai dari voile, ultrafine, hingga cornskin.

  1. Jilbab Segi Empat Motif

Meski telah sangat populer di tahun 2018, sejumlah desainer memprediksi jilbab segi empat motif masih akan diminati tahun 2019. Alasannya masih karena kepraktisan dalam pemakaiannya. Hal ini diamini oleh Dian Pelangi.

Jjilbab dengan 4 motif itu seperti fenomena di Indonesia, booming plus viral, dan cuma terdapat di Indonesia. Trend ini akan terus berlanjut di tahun 2019, karena praktis, nyaman dipakai dan tidak pusing memilih style.

  1. Jilbab Motif Minimalis

Tetapi, tak semua jilbab motif akan disukai masyarakat Indonesia. Menurut desainer Barli Asmara, motif ngumpet akan lebih banyak diminati. Motif yang dimaksud ialah motif yang agak shady dan tidak terlalu ramai.

Tren tahun ini, scarf dengan motif geometris atau abstrak. Semakin sedikit motifnya, shady, atau polos akan lebih banyak disukai. Jadi motif ngumpet ialah motif yang tidak terlalu banyak dan cenderung tersembunyi.

  1. Nuansa Warna Zen

Seorang Desainer bernama Irna Mutiara telah memprediksi tren jilbab 2019 dari pertengahan tahun 2018. Menurutnya, warna dengan tema ‘zen’ akan lebih disukai para hijabers. Warna zen yang dimaksud ialah warna-warna yang tenang, damai, dan lembut.

Hal ini sesuai dengan pendapat Dian Pelangi. Menurut Dian, warna earth tone yang netral dan lembut akan lebih diminati oleh para hijabers di tahun 2019. Warna-warna ini dinilai mudah dipadupadankan dengan berbagai warna busana.

Untuk busana muslim, menurut Hannie Hananto tidak akan terdapat banyak cutting yang berubah. Potongan blouse, dress, outerwear, hingga kaftan masih akan disukai para hijabers. Inovasinya bisa pada pemilihan corak hingga bahan.

Untuk busana muslim, cutting-nya mungkin akan tetap sama. tidak akan jauh dari dress dan tunik. Namun, tekniknya mungkin akan berbeda, akan berisi teknik-teknik baru yang ditemukan.

Sebagai Negara dengan pengguna jilbab terbesar, Indonesia memang memiliki banyak sekali raga dan syle hijab yang mengikuti perkembangan jaman. Dan banyak sekali industry kreatif yang menghadilkan kreasi jilbab modern dan menjadi viral di kalangan masyarakat pengguna jilbab.

Jilbab sendiri, selain sebagai busana ibadah, juga telah menjadi trend untuk semua kalangan. Karena penggunaannya yang cenderung mudah dipadukan dengan fashion lain. Netral untuk dipakai kapan saja dan dimana saja, serta sanggup untuk merambah generasi muda millennial hingga saat ini.